
LAZISMU Wilayah Gorontalo menggelar program pentasyarufan Kado Ramadhan yang dirangkaikan dengan sahur bersama bagi 100 pengemudi ojek di Masjid Darul Arqam Gorontalo sebagai bentuk kepedulian kepada pekerja sektor informal. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian ibadah malam seperti qiyamullail, sahur bersama, hingga kuliah subuh yang turut diisi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo, Sabara Karim Ngou. Selain menerima bantuan, para pengemudi juga mendukung gerakan filantropi dengan m
Gorontalo — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan,
LAZISMU Wilayah Gorontalo kembali menghadirkan inovasi program sosial melalui
kegiatan pentasyarufan kado Ramadhan yang dirangkaikan dengan sahur bersama
bagi para pengemudi ojek di Gorontalo. Program ini menjadi langkah baru LAZISMU
yang dirancang khusus untuk menyentuh para pekerja sektor informal, dan insya
Allah akan menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan. (Senin 16 Maret 2026)
Sebanyak 100 pengemudi ojek menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 25 pengemudi Grab, 25 Gojek, 25 Maxim, dan 25 ojek konvensional. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Arqam ini tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta.
Para penerima manfaat mengikuti rangkaian ibadah malam, mulai dari sholat qiyamullail, sahur bersama, hingga sholat Subuh berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah subuh yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo, yang memang menjadi agenda rutin Masjid Darul Arqam pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Suasana haru dan penuh syukur begitu terasa. Banyak dari para pengemudi ojek menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Bantuan ini sangat membantu kami, setidaknya bisa mengurangi beban menjelang hari raya,” ungkap salah satu pengemudi. Sementara itu, pengemudi lainnya dengan mata berkaca-kaca menyampaikan, “Walaupun tidak banyak, tapi ini sangat terasa bagi kami.”
Harapan pun turut disampaikan oleh para penerima manfaat
agar program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi
ojek di Gorontalo. “Kami berharap ke depan kuota penerima bisa ditambah, agar
semakin banyak teman-teman ojol yang terbantu,” ujar salah satu peserta.
Program ini juga mendapatkan apresiasi dari Ketua PWM
Gorontalo, Sabara Karim Ngou, yang menyampaikan dukungannya terhadap inovasi
LAZISMU dalam menghadirkan program yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menilai, langkah menghadirkan 100 pengemudi ojek sebagai penerima manfaat
merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang relevan dengan kondisi saat ini.
Menariknya, di akhir kegiatan, para pengemudi ojek turut
berpartisipasi dalam mendukung gerakan filantropi dengan menempelkan QRIS
zakat, infak, dan sedekah LAZISMU Wilayah Gorontalo pada kendaraan mereka.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi media dakwah sekaligus memudahkan
masyarakat dalam menunaikan ZIS secara digital.
Melalui program ini, LAZISMU Gorontalo tidak hanya
menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas,
dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi para pejuang nafkah
di jalanan.